Karena aku sayang tanah airku..
Terus terang aja, kadang nggak ada bangga2nya sedikitpun jadi warga Semarang. Apa-apa kalah dibanding daerah lain.
Tapi tulisan Pak Jaya SUprana kemarin, membuka mata hati, bahwa seperti apapun kondisinya, Semarang adalah yang terbaik, yang terindah. Thanks Pak Jaya, atas inspirasinya.
Kejadian kedua, TImnas PSSI. WAlaupun gagal melangkah ke perempat final. Tapi semangat juang yang pantang menyerah pasukan merah putih telah menggugah semangat nasionalisme dan kebangsaan.
Ini baru TImnas PSSI. Terima kasih telah memberikan hiburan dan semangat.
Catatan Buat Ketua PSSI yang mengatakan PSSI telah menampilkan permainan lebel dunia : Jangan terlalu berlebihan pak. Indonesia kemarin hanya menang semangat juang dan skill individu beberapa pemain saja. Tapi secara permainan masih jauh dibanding yang lain.
Semoga setelah ini, tidak hanya semangat juang saja yang dominan. Tpai juga permainan tim, taktik, strategi terutama gol-golnya.
Ditunggu loh…
SAtu lagi, kalian boleh tidak lolos ke perempat final, kalian boleh memang tidak memenangi Piala Asia. Tapi, kalian telah memenangi hati kami, hati rakyat Indonesia!