Mimpi…(2)
Ini adalah mimpi yang berkesan tentang seseorang yang kuanggap sebagai orang tua sekaligus guru. Beliau meninggal akhir Januari kemarin. Tapi jejaknya sangat membekas.
satu malam, aku bermimpi, dalam satu kegiatan di hotel. Aku mendapat tugas menjemput tamu. Berarti aku harus turun naik dengan lift untuk menjemput tamu dari lantai 1 kemudian mengantar ke lantai 5. Disitu ditemani Eko, salah satu tim Jmatan.
Kemudian, ketika menjemput tamu di lantai 1, ada seorang kawan ikut ke lift disusul seorang yang aku tidak kenal. Ketika pintu hendak tertutup, muncul satu sosok yang membuat kami bertiga yang kenal betul dengan sosok yang datang tersebut diam seribu basa. Tak bergerak sedikitpun. Salah satu temen malah sudah basah kuyup dengan keringat dingin. Ternyata sosok yang datang itu adalah beliau yang kami hormati yang sudah meninggal. Kami tidak bisa bicara. mulut terkunci rapat. Eh, pas beliau masuk lift malah heran melihat kami diam semua. Trus tiba-tiba beliau bilang gini: "ada apa?? kok seperti melihat orang mati saja". hiiii tambah ngeri kayaknya, satu temen keliatan sudah tidak kuat. Ketika lift tiba di lantai 3, satu orang penumpang lift yang tidak dikenal keluar, temen yang sudah tidak kuat ikut-ikutan keluar. TInggal aku ama eko saling terpaku berpandangan, melihat beliau melihat kami dengan senyumnya yang khas. Ketika masih bingung harus bagaimana, tiba-tiba sebuah teriakan yang sangat khas terdengar, "bangun…bangun…" hehe..berakhir deh mimpinya.
untuk beliau, semoga bahagia disisi-Nya.